Pos

Share With Us “ I can’t But We Can”

“Aku tidak bisa tapi kita bisa”. Kondisi pandemi saat ini menuntut semua orang untuk menjaga jarak. Bertujuan sebagai ajang komunikasi, menyambung relasi dan wadah diskusi mengenai organisasi. Badan eksekutif mahasiswa fakultas psikologi (BEMF) khususnya departemen Pengembangan sumberdaya manusia (PSDM)  mengadakan kegiatan “Share With Us”. Kegiatan ini diadakan secara daring menggunakan media Zoom pada 30/05/21. Jelas Scudetto Qudwah A selaku ketua panitia.

Narasumber dalam acara Share With Us adalah  Muhammad Nur Syuhada, S.Psi, M.Psi, Psikolog sebagai dosen psikologi UAD, serta Ilham Setyo Mustaqim S.Psi M.Psi. yang juga alumni UAD fakultas pskologi. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kegitan family gathering yang telah dilaksanakan pada 11/04/21. rencananya kegitan ini akan diadakan tiga bulan sekali. jelas Scudeto.

Berikut rangkungan kesimpulan kegitan Share With Us. “Organisasi itu merupakan sistem terbuka karena terpengaruh oleh faktor eksternal. Dalam penyelesaian masalah sebaiknya dihadapi secara kolaborasi dan juga saling bersinergi agar banyak masukan atau saran dari pihak luar” jelas Putri selaku moderator acara.

 

Parkir Denda (Para Pemikir dari Generasi Muda)

Parkir Denda (Para pemiki dari generasi muda) dalam rangka mewadahi mahasiswa untuk belajar tentang cara berpendapat dengan baik, menganalisis, mengkritik, dan membuat suatu opini. Kegitan tersebut dikemas dalam webinar menggunakan tema young and proper: Create Criticsl Thinker For The Next Generation” dilaksanakan pada 27 Mei 2021. Mengundang Manik Mahendra ketua badan eksekutif mahasiswa (BEM ) Universitas Indonesia sebagai narasumber.

 

BEM fakultas psikologi khususnya departemen kajian strategis memilih Manik Mahendra sebagai narasumber dalam acara ini. Muhammad Haikal Putra Ananto sebagai ketua webinar menuturkan “ Manik Mahendra sangat cocok menjadi narasumber dalam topik webinar kali ini. Ia pernah mengikuti acara ILC (Indonesia Lawyers Club) dan pendapatnya dinilai sangat kritis. Di sisi lain, Manik Mahendra juga pernah viral ketika ia berani menyampaikan aspirasinya (Mosi tidak percaya terhadap DPR) beberapa waktu lalu”.

 

Dihadiri 200 peserta dari kalangan mahasiswa seluruh universitas di Indonesia serta masyarakat umum. Kegiatan webinar ini terbilang sukses. Antusiasme ditunjukan dari peserta yang aktif berdiskusi saat acara berlangsung. Sesi latihan berdebat dengan topik “Dewan perwakilan rakyat sudah tidak cukup representatif, sebaiknya dibubarkan saja”menjadi puncak webinar yang menarik. Jelas Ananto selaku ketua webinar.

 

 

Manik menekankan tips berfikir kritis pada peserta “Memperbanyak referensi dengan membaca, belajar mengungkapkan dengan menulis, serta memperdalam dengan diskusi”. Harapan Ananto setelah webinar ini berlangsung “mahasiswa Indonesia khususnya fakultas psikologi UAD dapat memiliki pemikiran yang kritis. Apalagi di era sekarang banyak sekali berita hoax dan sesuatu yang sangat perlu untuk di kritis”.

Be Bold, Upgrade Your Financial Skill

“Chekup keunganmu raih mimpi-mimpimu. Karena uang bisa bekerja untuk kita dengan Investasi”

Badan Eksekutif Mahasiswa fakultas psikologi mengadakan webinar Investasi. Dilaksanakan pada 10/05/21 menggunakan media zoom. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 70 peserta yang berasal dari kalangan umum dan mahasiswa.

Mengundang Anisa Nur Baiturahman sebagai ketua KSPM UAD. “Semua orang punya keinginan yang berbeda-beda dalam mengunakan uang. Sudah sewajarnya setiap orang menyiapkan bekal masa depan dengan menabung. Seiring dengan kemajuan zaman. Investasi menjadi salah satu pilihan yang menarik”. Ucap Anisa pada saat webinar.

Diskusi berlangsung seru. peserta aktif melakukan tanya jawab. Amelia Hepy sebagai moderator sampai harus menghentikan sesi tanya jawab karena waktu yang sudah habis. Panitia juga menyediakan doorprize senilai 300 ribu untuk tiga orang yang beruntung.  Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi ekonomi mahasiswa kususnya pada mahasiswa psikologi. Supaya bisa paham tentang investasi. Ungkap Nursalam sebagai koordianor acara.

 

Dosen, Staff dan Mahasiswa Psikologi mengikuti Pelatihan Dan Simulasi Tanggap Darurat

“Pengetahuan analisis resiko akan berguna untuk meminimalisir kecelakaan.” Jelas Dr. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T. selaku dosen Teknik Kimia di UAD pada sambutannya. Dalam rangka pemenuhan syarat visitas ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA), PSDM UAD  menyelengarakan pelatihan pemadaman api dan simulasi kebencanaan. Mengundang perwakilan dosen, staff dan mahasiswa dari masing-masing fakultas. Dilaksankan selama 2 tahap yaitu pada 23/04/21 dan 24/04/21.

pelatihanpemadamkebakaran

Octo Noor Arafat, S.IP. kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta. Mengungkapkan,  “mencegah lebih baik dari pada menganggulangi. Mari sama-sama mewujudkan Jogja aman dan nyaman huni bagi semuanya. lmu yang didapatkan hari ini bisa teruskan kepada orang-orang disekitar kita”. Ungkapnya dalam pembukaan pelatihan pemadaman api dan simulasi kebencanaan.

praktek pemadaman api

Kegiatan ini dilengakapi dengan praktek lapangan. Dipimpin Tim pemadam kebakaran yogyakarta. Peserta juga diperbolehkan untuk mencoba bagaimana cara memadamkan api dengan karung goni, Apar dan hydrant.

Anis Luthfiyah mahasiswa psikologi ini di beri kesempatan mencoba secara langsung praktek memadamkan api. “Menyenangkan, dapat ilmu baru tentang mitigasi bencana dan kebakaran. apalagi aku dapat kesempatan buat jadi relawan yang memadamkan api di simulasi. Semoga ada pelatihan mitigasi bencana yang full (dari gempa bumi, tsunami, dll). jadi biar lebih siap lagi sih. but overall menyenangkan”

pelatihan simulasi gempa

Berganti topik. Peserta dikenalkan tentang apa itu bencana alam oleh Muji Raharjo selaku Kepala Bidang Penanganan Bencana. Ia mengenalkan faktor-faktor bencana dan membagikan kisahnya saat gempa jogja pada 2006. Pesa Muji agar senantiasa waspada. “Tinggal di yogyakarta berarti berdampingan dengan bencana.” Drs. Aris Yulianto menambahkan penjelasan tentang cara penyelamatan diri dari gempa. Serta praktek simulasi gempa. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan peserta memahami penjelasan yang telah disampaikan.

Tim PPDM UAD Berikan Pelatihan Capacity Building

Tim PPDM UAD

Tim pengusul  Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) Kemenristekdikti-Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan program pelatihan kepada Perangkat Desa Ngalang pada Sabtu 27 Juli 2019 di balai Desa Ngalang, Gedangsari, Gunungkidul. PPDM ini mendapatkan dana dari Kementrian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenrisetdikti) untuk memberdayakan masyarakat Desa Ngalang menuju Desa Wisata Sehat. PPDM ini merupakan program multiyears yang rencananya diadakan dalam kurun waktu tiga tahun kedepan.

Pelatihan ini merupakan Pelatihan Leadership dan Capacity Building bagi perangkat desa Ngalang yang terdiri dari pelatihan kerjasama dan team building, pelatihan motivasi, adaptation skill, dan ketrampilan komunikasi. Tujuan dari kegiatan ini adalah membentuk kekompakan dan kerjasama perangkat Desa Ngalang untuk membangun desa wisata sehat. Peserta pelatihan mengikuti kegiatan dengan penuh bahagia dan antusias. Pelatihan ini diberikan dengan sangat menarik melalui berbagai metode permainan, lagu penyemangat dan video inspiratif. Pada sesi pertama Tri Wahyuni Sukesi, S.Si., MPH  memberikan pelatihan mengenai kerja sama dan team building  sebuah tim kerja, pelatihan ini diisi melalui permainan dengan merefleksikannya dan praktik langsung untuk membangun kerjasama tim.

Pemateri kedua  Dr. Fatwa Tentama, S.Psi., M.Si memberikan motivasi untuk meningkatkan potensi diri  perangkat desa. Dalam sesi ini Fatwa menyampaikan “Setiap manusia yang lahir telah memiliki potensi, tidak ada manusia bodoh dan malas, kita hanya perlu mengidentifikasi dan mengembangkan potensi yang kita miliki”. Selain itu memberikan motivasi terhadap masyarakat melalui permainan dan memberikan refleksi untuk menumbuhkan motivasi dan kekuatan untuk pantang menyerah.

Pada sesi ketiga Sulistyawati, S.Si., MPH menyampaikan materi mengenai adaptation skill. Pemateri ketiga menyampaikan “adaptasi penting karena hidup ini dinamis” dimana materi ini diberikan agar tidak terjadi Shock culture  saat Desa Ngalang menjadi desa wisata. Pada sesi keempat disampaikan oleh Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes  mengenai ketrampilan komunikasi dalam sebuah tim, agar informasi tersampaikan dengan tepat. Penyampaian materi dengan permainan yang atraktif dan menarik dan juga memberikan refleksi terhadap hasil permainan tersebut.

Dr. Fatwa Tentama mengatakan, melalui program PPDM ini diharapkan Desa Ngalang menjadi lebih berkembang khususnya terkait dengan penguatan tata kelola, administrasi dan infrastruktur desa ngalang menuju desa wisata sehat. (Ds)