WISUDA DARING 33 SARJANA PSIKOLOGI

Sabtu (22/8) Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan mengikuti prosesi wisuda periode Agustus secara daring. Diikuti 33 peserta yang 9 diantaranya berhasil menyandang predikat Cumlaude. Berikut adalah MAISI YANTINA, IPK 3.81; AGESTIYA MAHARANI, 3.74; ANNISA RAHMA AZIZZAH, 3.64; YASIN SYARIF HIDAYATULLOH, 3.64; ADISTI, 3.63; NUR RATNA FITHRIA LAILI, 3.58; SYIFA RAHMA, 3.55; ANDI LUTFIYAH NADA SALSABILA, 3.54; JIHAN NUR RETNO APSARI, 3.51.

Penyematan Pin dan pemberian Ijazah dilakukan oleh orang tua masing-masing peserta wisuda. Dekan Fakultas Psikologi  Dra. Elli Nur Hayati, MPH., Ph.D., Psikolog memberikan Ucapan selamat kepeda wisudawan wisudawati. “selamat, untuk wisudawan wisudawati  yang  telah menyelesaikan studi khususnya fakultas psikologi  terus berkarya dan perduli pada sesama.

Maisi salah satu peserta wisuda yang juga lulus dengan predikat cumloude, melangsungkan wisuda daring dikediamannya kota Bandar Lampung, Lampung.  “Bersyukur dan senang lebih banyak bersyukurnya. Awalnya sempat ragu dan belum sepenuhnya ikhlas sampai akhirnya memutuskan untuk ikut wisuda daring, disitu insya allah udah mantep sih hatinya. Jadi saat wisuda berlangsung saya seneng dan bersyukur. Saya pribadi merasa wisuda daring tidak mengurangi khidmat/sakralnya prosesi wisuda”

Sebelumnya informasi mengenai wisuda diberitahukan kepada peserta melalui media sosial seperti Instagram, WhatsApp, dan Email.  Gladi bersih juga dilakukan untuk memberi gambaran dan agar peserta dapat mempersiapkan diri. Kelebihan dari wisuda secara daring adalah lebih terhindar dari kerumunan yang merupakan perantara penularan Covid-19. Kelebihan lain adalah lebih hemat bagi peserta wisuda yang tidak perlu memboyong keluarga untuk menghadiri acara wisuda. Kerena wisuda secra daring dilakukan dirumah masing-masing.

Rencanya jika wisuda dengan cara daring lebih efektif dan praktis, wisuda Daring dapat menjadi alternatif. “jika pandemi masih berlangsung , mungkin akan dilanjutkan. Namanya New Normal, jadi meneruskan model online. Selain jika dirasa ternyata wisuda online lebih hemat bagi mahasiswa juga mungkin akan lanjut sebagaimana belajar secara online yang juga akan berlanjut”. Ujar Elli, Dekan Psikologi.