Psychology For Better Community
  • TENTANG KAMI
    • Visi Misi
    • Pimpinan Fakultas
    • Sejarah
    • Sarana dan Prasarana
    • Struktur Organisasi
    • Dosen Psikologi
    • Staf Kependidikan
    • Akreditasi
    • Alumni
  • AKADEMIK
    • Sarjana Psikologi
    • Pendidikan Profesi Psikologi
    • Magister Psikologi
    • Magister Psikologi Profesi
  • KERJASAMA
    • Kerjasama Luar Negeri
    • Kerjasama Dalam Negeri
    • Mitra
  • LAYANAN ONLINE
    • Layanan Dosen
    • Layanan Mahasiswa dan Alumni
    • Dokumen Akademik
  • LAYANAN PSIKOLOGI
    • Laboratorium Psikodiagnostika
    • Center for Community Empowerment (CCE)
    • Laboratorium Psikologi Terapan (LPT)
  • Menu Menu

KESABARAN BUKAN KELEMAHAN, TETAPI KEKUATAN

September 2, 2023/in Berita/by Wildan

Kesabaran sering kali terdengar seperti nasihat yang sederhana: “Sabar saja.” Namun bagi orang yang sedang berada dalam kondisi tidak menyenangkan—menghadapi masalah pekerjaan, konflik dengan orang lain, atau situasi hidup yang terasa berat—kata “sabar” bisa terasa sangat sulit untuk dijalani. Seolah-olah kesabaran hanya berarti menahan diri tanpa melakukan apa-apa. Padahal, jika dipahami lebih dalam, kesabaran justru merupakan kemampuan mental yang sangat kuat dan bermanfaat.

Dalam kehidupan sehari-hari, hampir setiap orang pernah berada dalam kondisi yang tidak enak. Misalnya menunggu hasil yang tidak pasti, menghadapi orang yang sulit diajak bekerja sama, atau menjalani proses yang terasa lambat. Pada saat seperti itu, emosi sering kali muncul dengan cepat: marah, kecewa, atau frustrasi. Jika emosi tersebut langsung dilampiaskan, masalah sering kali justru menjadi lebih besar. Di sinilah kesabaran memainkan peran penting.

Salah satu manfaat utama dari bersabar adalah membantu seseorang menjaga kejernihan berpikir. Ketika seseorang mampu menahan reaksi emosionalnya, ia memiliki ruang untuk melihat situasi secara lebih objektif. Keputusan yang diambil pun cenderung lebih bijak. Sebaliknya, keputusan yang dibuat dalam keadaan emosi biasanya bersifat impulsif dan sering disesali di kemudian hari.

Kesabaran juga membantu menjaga hubungan dengan orang lain. Banyak konflik sebenarnya tidak terjadi karena masalah besar, tetapi karena reaksi yang terlalu cepat dan emosional. Dengan bersabar, seseorang memberi kesempatan pada dirinya dan orang lain untuk memahami situasi dengan lebih baik. Sering kali, masalah yang awalnya terasa besar dapat diselesaikan dengan cara yang lebih tenang dan rasional.

Selain itu, kesabaran juga berperan dalam membangun ketahanan diri. Hidup tidak selalu berjalan sesuai harapan. Ada masa ketika usaha yang sudah dilakukan belum memberikan hasil yang diinginkan. Orang yang mampu bersabar biasanya lebih mampu bertahan dalam proses tersebut. Mereka tidak mudah menyerah, karena memahami bahwa banyak hal membutuhkan waktu untuk berkembang.

Al-Qur’an juga memberikan penekanan yang sangat kuat tentang pentingnya kesabaran. Salah satu ayat yang sering menjadi penguat adalah:

“Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan salat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”
(QS. Al-Baqarah: 153)

Ayat ini menunjukkan bahwa kesabaran bukan sekadar sikap pasif, tetapi sebuah kekuatan batin yang membuat seseorang tetap teguh dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Kesabaran juga dihubungkan dengan keyakinan bahwa setiap kesulitan tidak berlangsung selamanya.

Hal ini juga ditegaskan dalam firman Allah:

“Karena sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”
(QS. Al-Insyirah: 6)

Dari ayat ini kita belajar bahwa kesabaran sering kali menjadi jembatan antara kesulitan yang sedang dialami dan kemudahan yang akan datang.

Namun, penting juga untuk memahami bahwa kesabaran bukan berarti membiarkan diri terus berada dalam kondisi yang merugikan. Kesabaran lebih tepat dipahami sebagai kemampuan mengelola emosi sambil tetap berusaha mencari jalan keluar yang lebih baik.

Dalam banyak situasi hidup, kesabaran adalah kekuatan yang sering tidak terlihat. Ia membantu seseorang tetap tenang ketika keadaan tidak menyenangkan, menjaga hubungan tetap baik, serta membuat keputusan dengan lebih jernih. Mungkin hasilnya tidak selalu langsung terlihat, tetapi dalam jangka panjang, kesabaran sering kali menjadi salah satu kunci untuk melewati berbagai tantangan hidup dengan lebih matang.

 

 

-Dimas Yanuar Langgeng-

Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on Twitter
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://fpsikologi.uad.ac.id/wp-content/uploads/2024/08/logo-psikologi-uad.png 0 0 Wildan https://fpsikologi.uad.ac.id/wp-content/uploads/2024/08/logo-psikologi-uad.png Wildan2023-09-02 08:04:442026-03-11 10:48:44KESABARAN BUKAN KELEMAHAN, TETAPI KEKUATAN

Post Terbaru

  • GRAND FINAL DUTA PSIKOLOGI UAD 2025: AJANG APRESIASI INTELEKTUALITAS dan KARAKTER MAHASISWA PSIKOLOGIJanuary 5, 2026 - 2:58 pm
  • Media Sosial dan Psikologi Kita: Antara Perbandingan Sosial dan Nilai-Nilai IslamDecember 20, 2025 - 2:31 pm
  • MAHASISWA PSIKOLOGI UAD RAIH EMAS di NATIONAL WRITING COMPETITION 2025December 4, 2025 - 10:29 am

Instagram

Ikuti Kami!

Kampus 1

Universitas Ahmad Dahlan
Jl.Kapas 9, Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta 55166
Telepon : (0274) 563515, 511830, 379418, 371120 Ext. –
Layanan Akademik : WA (0882-3346-3544)
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]psy.uad.ac.id

Informasi Tentang

Universitas Ahmad dahlan

Portal Akademik

Calon Mahasiswa

Jadwal Kuliah

Kuliah Online

Journal @UAD

Digital Library

Repository

Conference @UAD

Daftar di UAD dan kembangkan potensimu dengan banyak program yang bisa dipilih untuk calon mahasiswa

Informasi PMB
Universitas Ahmad Dahlan

Telp. (0274) 563515
Hotline PMB
S1 – 0853-8500-1960
S2 – 0878-3827-1960

REVISI INFO UJIAN ULANG GENAP T.A. 2022/2023 PRODI PSIKOLOGIJadwal Kuliah Semester Ganjil 2023/2024
Scroll to top