Psychology For Better Community
  • TENTANG KAMI
    • Visi Misi
    • Pimpinan Fakultas
    • Sejarah
    • Sarana dan Prasarana
    • Struktur Organisasi
    • Dosen Psikologi
    • Staf Kependidikan
    • Akreditasi
    • Alumni
  • AKADEMIK
    • Sarjana Psikologi
    • Pendidikan Profesi Psikologi
    • Magister Psikologi
    • Magister Psikologi Profesi
  • KERJASAMA
    • Kerjasama Luar Negeri
    • Kerjasama Dalam Negeri
    • Mitra
  • LAYANAN ONLINE
    • Layanan Dosen
    • Layanan Mahasiswa dan Alumni
    • Dokumen Akademik
  • LAYANAN PSIKOLOGI
    • Laboratorium Psikodiagnostika
    • Center for Community Empowerment (CCE)
    • Laboratorium Psikologi Terapan (LPT)
  • Menu Menu

Burnout pada Pekerja dan Mahasiswa: Ketika Tubuh dan Pikiran Meminta Berhenti Sejenak

May 10, 2025/in Berita/by Wildan

Di tengah tuntutan kehidupan modern yang semakin cepat, banyak pekerja dan mahasiswa merasa harus selalu produktif. Target pekerjaan, tugas kuliah, persaingan karier, hingga tekanan untuk terus berkembang sering membuat seseorang bekerja tanpa henti. Dalam kondisi seperti ini, tidak sedikit orang mengalami kelelahan yang bukan hanya fisik, tetapi juga mental. Kondisi inilah yang dikenal sebagai burnout.

Secara psikologis, burnout adalah keadaan kelelahan emosional, mental, dan fisik akibat stres yang berlangsung dalam waktu lama. Burnout biasanya terjadi ketika seseorang menghadapi tuntutan yang tinggi secara terus-menerus tanpa memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan energi. Akibatnya, seseorang merasa kehilangan motivasi, merasa jenuh dengan pekerjaannya, bahkan mengalami penurunan produktivitas.

Tanda-tanda burnout dapat muncul dalam berbagai bentuk. Secara emosional, seseorang mungkin merasa mudah lelah, kehilangan semangat, atau merasa pekerjaannya tidak lagi bermakna. Secara mental, konsentrasi menjadi menurun, mudah lupa, dan sulit fokus. Sementara secara fisik, burnout dapat memunculkan gangguan tidur, sakit kepala, atau rasa lelah yang terus-menerus meskipun sudah beristirahat.

Pada pekerja, burnout sering dipicu oleh beban kerja yang berlebihan, tekanan untuk mencapai target, atau lingkungan kerja yang kurang mendukung. Sementara pada mahasiswa, burnout bisa muncul akibat tugas akademik yang menumpuk, tekanan nilai, serta kecemasan mengenai masa depan. Di era modern, perkembangan teknologi juga membuat seseorang sulit benar-benar berhenti bekerja. Notifikasi pekerjaan bisa datang kapan saja, bahkan di luar jam kerja, sehingga batas antara waktu bekerja dan waktu istirahat menjadi semakin kabur.

Untuk mencegah dan mengatasi burnout, langkah pertama yang penting adalah mengenali batas kemampuan diri. Manusia bukanlah mesin yang dapat bekerja tanpa henti. Tubuh dan pikiran membutuhkan waktu untuk memulihkan energi. Mengatur waktu kerja secara realistis, memberi ruang untuk istirahat, serta melakukan aktivitas yang menyenangkan dapat membantu menjaga keseimbangan mental.

Istirahat mental juga memiliki peran yang sangat penting. Meluangkan waktu untuk berjalan santai, berolahraga ringan, berbicara dengan orang terdekat, atau melakukan hobi dapat membantu pikiran kembali segar. Selain itu, mengurangi paparan layar digital setelah jam kerja juga dapat membantu tubuh dan pikiran kembali rileks.

Dalam perspektif Islam, keseimbangan hidup merupakan prinsip yang sangat penting. Islam tidak mendorong umatnya untuk bekerja tanpa henti hingga melupakan kesehatan diri. Al-Qur’an mengingatkan bahwa manusia membutuhkan waktu untuk beristirahat. Allah berfirman:

“Dan Kami jadikan malam sebagai pakaian, dan Kami jadikan tidur untuk istirahat.”
(QS. An-Naba: 10–11)

Ayat ini menunjukkan bahwa istirahat merupakan bagian dari keseimbangan hidup yang telah ditetapkan oleh Allah. Tubuh manusia memang diciptakan membutuhkan waktu untuk berhenti dan memulihkan diri.

Selain itu, Islam juga menegaskan bahwa Allah tidak membebani manusia di luar batas kemampuannya. Dalam Al-Qur’an disebutkan:

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
(QS. Al-Baqarah: 286)

Ayat ini memberikan pengingat bahwa setiap manusia memiliki batas kemampuan. Ketika seseorang memaksakan diri melampaui batas tersebut, ia justru berisiko mengalami kelelahan yang merugikan dirinya sendiri.

Pada akhirnya, burnout bukan sekadar tanda kelelahan, tetapi juga sinyal bahwa tubuh dan pikiran membutuhkan perhatian. Dengan menjaga keseimbangan antara kerja, istirahat, dan kehidupan pribadi, seseorang dapat menjalani aktivitas dengan lebih sehat dan berkelanjutan. Dalam pandangan Islam maupun psikologi modern, kehidupan yang seimbang adalah kunci untuk menjaga kesehatan mental sekaligus menjalani hidup dengan lebih tenang dan bermakna.

 

 

-Dimas Yanuar Langgeng-

Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on Twitter
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://fpsikologi.uad.ac.id/wp-content/uploads/2024/08/logo-psikologi-uad.png 0 0 Wildan https://fpsikologi.uad.ac.id/wp-content/uploads/2024/08/logo-psikologi-uad.png Wildan2025-05-10 12:09:202026-03-11 12:10:38Burnout pada Pekerja dan Mahasiswa: Ketika Tubuh dan Pikiran Meminta Berhenti Sejenak

Post Terbaru

  • GRAND FINAL DUTA PSIKOLOGI UAD 2025: AJANG APRESIASI INTELEKTUALITAS dan KARAKTER MAHASISWA PSIKOLOGIJanuary 5, 2026 - 2:58 pm
  • Media Sosial dan Psikologi Kita: Antara Perbandingan Sosial dan Nilai-Nilai IslamDecember 20, 2025 - 2:31 pm
  • MAHASISWA PSIKOLOGI UAD RAIH EMAS di NATIONAL WRITING COMPETITION 2025December 4, 2025 - 10:29 am

Instagram

Ikuti Kami!

Kampus 1

Universitas Ahmad Dahlan
Jl.Kapas 9, Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta 55166
Telepon : (0274) 563515, 511830, 379418, 371120 Ext. –
Layanan Akademik : WA (0882-3346-3544)
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]psy.uad.ac.id

Informasi Tentang

Universitas Ahmad dahlan

Portal Akademik

Calon Mahasiswa

Jadwal Kuliah

Kuliah Online

Journal @UAD

Digital Library

Repository

Conference @UAD

Daftar di UAD dan kembangkan potensimu dengan banyak program yang bisa dipilih untuk calon mahasiswa

Informasi PMB
Universitas Ahmad Dahlan

Telp. (0274) 563515
Hotline PMB
S1 – 0853-8500-1960
S2 – 0878-3827-1960

Kegiatan Outbound Mahasiswa Baru Magister Psikologi Universitas Ahmad Dahlan...UAD SELENGGARAKAN SOSIALISASI DAN PENGECEKAN ADMINISTRASI PROPOSAL PROGRAM KREATIFITAS...
Scroll to top