Sosial Project:( Senyum Kita Senyum Mereka)

Tempat Pembuangan Akhir (TPS) Puyungan khususnya RT 3. Menjadi tempat pelaksanaan Sosial Projek pada (15/12/19). Acara yang diselenggarakan oleh Psychomont24 dan Krops AD. Mengundang dari setiap perwakilan kepala keluarga untuk mengikuti seminar parenting dan pembagian sembako. Anak-anak juga diberi kegiatan berupa gems dan pembagian hadiah bagi setiap anak yang mengikuti kegiatan.

sosialproject

sosial_project

Seminar parenting yang di isi oleh Ibu Dessy Pranungsari,S.Psi.,M.Psi. Bertujuan agar orang tua dizaman sekarang lebih mengerti bagaimana cara mendidik anak yang sudah lebih kritis dengan fasilitas teknologi yang tinggi. Sudah seharusnya orang tua juga lebih mengawasi anak dari kecangihan teknologi dengan pengawasan yang benar.

seminarparenting

IbuDessy_seminarParenting

Sesi tanya jawab, membantu masyarakat dalam memberi pendapat dan bertanya. “bagaimana cara membuat anak rajin?.” Pertanyaan dari salah satu warga. Ibu Dessy sebagai pemateri menjawabnya dan memberi solusi. “sudah seharusnya orang tua memberi apresiasi pada anak yang sudah melakukan kebaikan. Sering sekali kita menjumpai orang tua yang malah ananya sedang mendadak rajin tidak mendapat apresiasi jistru mendapat kata ( kok tumben) sehingga anak merasa cangung dan malas melakukan kebaikan lagi.”

sosialproject

bermain_mengambar

Ditempat  lain anak-anak sedang asyik bermain gems dan mewarnai bersama. anak diberikan kegiatan yang positif untuk melatih motorik halus yaitu mewarnai dan membuat topi.Anak-anak juga diberikan hadiah yang berisi alat-alat sekolah untuk meningatkan semangat mereka. Kegiatan di akhiri dengan pembagian sembako untuk warga yang hadir. Sebelumnya warga telah diberi kupon yang dibagikan beserta undangan oleh Bapak RT. Setiap kepala keluarga mendapat satu bungkus sembako. Warga mengantri dengan tertib. Total ada 50 kepala keluarga yang diberi sembako dan mengikuti kegitan.

sosialproject

pembagian_sembako

Panitia dari psychomont dan krops AD yang tergabung dalam satu kegiatan sukses menjalankan acara dengan sangat baik. “Trimakasih banyak adek-adek dan ibu dosen dari UAD untuk kunjungannya. Dan kami merasa sangat terbantu dengan seminar parenting, kegiatan anak yang dapat menghibur dan sembako yang diberikan. Semoga tidak kapok datang kesini dan sekali lagi kami mengucapkan trimakasih banyak.” Jelas Pak Mariyono  sebagai ketua RT 3. (ay)

 

P2K 2020 (Jarak Menyatukan Kita)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan kegiatan  Program pengenalan kampus (P2K) fakultas Psikologi secara Daring pada (14-18/09/20). Media yang digunakan adalah youtube dan zoom. Kegiatan dibagi menjadi 14 sesi, yang wajib diikuti oleh Dahlan muda sebagai peserta P2K. Dahlan muda yang dalam proses kegiatan mengalami kendala sinyal dapat pula menyimak ulang tayangan kapan saja. Tim panitia memberi kelonggaran waktu presensi 1×24 jam.  “karena kita tidak dapat menyamaratakan kualitas jaringan setiap peserta” ujar Faisal selaku Ketua P2K fakultas Psikologi.

Group Telegram menjadi ruang informasi dan diskusi bagi peserta. Tim panitia menyediakan narahubung yang siap menanggapi dan memberi jawaban dengan fast respond 1×24. “ Ini sangat membantu dan kakaknya sabar-sabar sekali menanggapi mahasiswa baru yang selalu bertanya, terimakasih banyak untuk kakak-kakak panitia semua” kesan Aldi salah satu peserta P2K.

Mengedepankan pemberian informasi yang cepat, tim P2K fakultas psikologi juga mengemas informasi dengan kreatif dan menarik menggunakan aplikasi Tiktok. Konten ini diramaikan oleh dosen psikologi dan staf-staf yang ikut terlibat dalam pembuatannya. Diharapkan  semarak P2K sampai pada peserta.

Elli Nur Hayati, M.PH, PhD, Psikolog. selaku dekan ,memberi tips yang harus diperhatikan untuk transisi dari siswa menjadi mahasiswa. “ sebagai mahasiswa harus belajar menjadi manusia yang lebih matang, mandiri, bertangung jawab dan memiliki inisiatif yang lebih daripada sat masih menjadi siswa”.

Faisal sebagai ketua P2K menyampaikan ucapan selamat datang dan semagat bagi Mahasiswa baru “Dear maba,Selamat datang di keluarga besar mahasiswa psikologi UAD. Ayo berjuang bersama untuk keluarga dan almamater kita. Semoga apa yang kami berikan selaku panitia P2K bisa bermanfaat dikemudian hari. Mohon maaf jika penyambutan maba mba dan mas mas kurang memuaskan, Terimakasih atas kerjasama dan dukungannya selama serangkaian acara P2K. SEMANGAT PSIKOLOGI MUDA!”

WISUDA DARING 33 SARJANA PSIKOLOGI

Sabtu (22/8) Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan mengikuti prosesi wisuda periode Agustus secara daring. Diikuti 33 peserta yang 9 diantaranya berhasil menyandang predikat Cumlaude. Berikut adalah MAISI YANTINA, IPK 3.81; AGESTIYA MAHARANI, 3.74; ANNISA RAHMA AZIZZAH, 3.64; YASIN SYARIF HIDAYATULLOH, 3.64; ADISTI, 3.63; NUR RATNA FITHRIA LAILI, 3.58; SYIFA RAHMA, 3.55; ANDI LUTFIYAH NADA SALSABILA, 3.54; JIHAN NUR RETNO APSARI, 3.51.

Penyematan Pin dan pemberian Ijazah dilakukan oleh orang tua masing-masing peserta wisuda. Dekan Fakultas Psikologi  Dra. Elli Nur Hayati, MPH., Ph.D., Psikolog memberikan Ucapan selamat kepeda wisudawan wisudawati. “selamat, untuk wisudawan wisudawati  yang  telah menyelesaikan studi khususnya fakultas psikologi  terus berkarya dan perduli pada sesama.

Maisi salah satu peserta wisuda yang juga lulus dengan predikat cumloude, melangsungkan wisuda daring dikediamannya kota Bandar Lampung, Lampung.  “Bersyukur dan senang lebih banyak bersyukurnya. Awalnya sempat ragu dan belum sepenuhnya ikhlas sampai akhirnya memutuskan untuk ikut wisuda daring, disitu insya allah udah mantep sih hatinya. Jadi saat wisuda berlangsung saya seneng dan bersyukur. Saya pribadi merasa wisuda daring tidak mengurangi khidmat/sakralnya prosesi wisuda”

Sebelumnya informasi mengenai wisuda diberitahukan kepada peserta melalui media sosial seperti Instagram, WhatsApp, dan Email.  Gladi bersih juga dilakukan untuk memberi gambaran dan agar peserta dapat mempersiapkan diri. Kelebihan dari wisuda secara daring adalah lebih terhindar dari kerumunan yang merupakan perantara penularan Covid-19. Kelebihan lain adalah lebih hemat bagi peserta wisuda yang tidak perlu memboyong keluarga untuk menghadiri acara wisuda. Kerena wisuda secra daring dilakukan dirumah masing-masing.

Rencanya jika wisuda dengan cara daring lebih efektif dan praktis, wisuda Daring dapat menjadi alternatif. “jika pandemi masih berlangsung , mungkin akan dilanjutkan. Namanya New Normal, jadi meneruskan model online. Selain jika dirasa ternyata wisuda online lebih hemat bagi mahasiswa juga mungkin akan lanjut sebagaimana belajar secara online yang juga akan berlanjut”. Ujar Elli, Dekan Psikologi.

Support Logistik untuk Mahasiswa Rantau Terdampak covid-19

Mahasiswa terdampak Covid-19 yang masih berada di Yogyakarta. Mendapatkan support logistik. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerjasama dengan Swalayan Pamela. Membagikan voucher belanja senilai Rp.125.000. Sebanyak 70 mahasiswa mendapat masing-masing 1 voucher belanja. Pembagian dilakukan di kediaman Dekan fakultas Psikologi ibu Dra. Elli Nur Hayati, MPH., Ph.D., Psikolog. Pada 18/05/20.

Support logistik berupa vuocher belanja. Dinilai lebih efektif bagi mahasiswa “Karena kalau sembako kadang tidak semuanya terpakai, kalau voucher belanja mahasiswa bisa nyesuain dengan kebutuhan masing-masing”. Jelas  AI salah satu mahasiswa penerima support logistik.

Pendampingan materil dan moril terus diberikan. Sebagai upaya keperdulian terhadap mahasiswa rantau yang masih bertahan di tengan pandemi. Sebelumnya pada 06/04/20 pembagian 120 paket sembako dilakukan di kampus 1 UAD. Mahasiswa rantau juga tergabung pada group WathsaApp. Dengan tujuan mahasiswa dapat berbagi informasi dan saling memberikan semangat terhadap satu sama lain.

Abi salah satu mahasiswa yang masih berada di Yogyakarta. bersyukur dengan support yang diberikan “Kami sebagai anak rantau sangat berterima kasih kepada bapak ibu. walaupun kami jauh dari keluarga, tapi disini ada keluarga yang selalu mendampingi dan memberikan kami support yaitu bapak ibu dan keluarga besar fakultas psikologi. Semoga selalu diberikan kemudahan dan kesehatan untuk kita semua dan semoga pandemi ini segera berakhir. Aamiin…”

(ay)

Berbakat Stand Up Comedy, Dosen Psikologi Raih HKI

Sumber:wisnupcp2019

Unggul Haryanto Nur Utomo S.Psi.,M.Si adalah salah satu dosen Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Akrab disapa Pak Unggul. Stand up comedy adalah salah satu metode penyampaian materi mata kuliah beliau. Indero Warkop dan Komen Hifsi  pernah mengunjunginya untuk memberikan golden tiket  Stand Up Comedy Indonesia season 6 pada 2015.   Menurut beliau “humor adalah cerdas dan mencerdaskan”.

Pak Unggul sukses kembangkan alat ukur digital Skala Kepekaan Humor (SKH), bersama timnya. Serta meraih sertifikat dari Hak Kekayaan Intlektual (HKI) Hak cipta pada 13 Mei 2020. Sejak tahun 2006, dalam Tesisnya SKH menjadi fokus khusus dalam bidang penelitian. Dan hingga saat ini masih terus menjadi konsentrasi dengan topik Humor khusus alat ukur.

SKH mempertimbangkan, seseorang dengan sense of humor yang baik. Kesehatan mentalnya terjaga. Dan dapat menularkan mental yang sehat kepada lingkungannya. “Karena tertawa, tanpa mentertawakan kelemahan atau kekurangan orang lain adalah  sehat dan menyehatkan” jelas bapak unggul.

Sebelumnya SKH versi cetak disusun dan dikembangkan oleh  Dr. Nida Ul Hasanat, M. Si. bersama Prof. Dr. Subandi, M.A,Ph.D. Keduanya adalah dosen psikologi dari Universitas Gajah Mada (UGM).  Dikembangakan kembali menjadi versi digital oleh Unggul Haryanto Nur Utomo S.Psi.,M.Si dosen psikologi UAD. Berkelaborasi dengan staf IT Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Untuk mentransformasi SKH versi cetak menjadi SKH versi digital.

SKH versi digital memiliki berbagai kelebihan. Efisien dalam penggunaan waktu dan tenaga. Hemat biaya dalam proses pengumpulan data kuantitatif. Dan menjadi sangat berguna jika penelitian membutuhkan big size sample. SKH versi digital akan lebih efektif digunakan untuk proses analisis data penelitian. Hal ini bisa terjadi karena skor mentah dari respon subjek pada setiap aitem akan terekam secara otomatis. Data tersebut akan berupa format excel menjadikan data siap di analisis.

Pak unggul, dua puluh tahun menjadi dosen. Beliau pernah meraih penghargaan sebagai dosen terfavorit 2015. Dalam acara Pychoaward yang diadakan oleh (Badan Eksekutif Mahasiswa) BEMF psikologi. Beliau berpesan “asah terus hardskills dan softskills yang kalian miliki, percayalah itu akan meningkatkan kualitas diri” Bapak Unggul.

(ay)