Psychology For Better Community
  • TENTANG KAMI
    • Visi Misi
    • Pimpinan Fakultas
    • Sejarah
    • Sarana dan Prasarana
    • Struktur Organisasi
    • Dosen Psikologi
    • Staf Kependidikan
    • Akreditasi
    • Alumni
  • AKADEMIK
    • Sarjana Psikologi
    • Pendidikan Profesi Psikologi
    • Magister Psikologi
    • Magister Psikologi Profesi
  • KERJASAMA
    • Kerjasama Luar Negeri
    • Kerjasama Dalam Negeri
    • Mitra
  • LAYANAN ONLINE
    • Layanan Dosen
    • Layanan Mahasiswa dan Alumni
    • Dokumen Akademik
  • LAYANAN PSIKOLOGI
    • Laboratorium Psikodiagnostika
    • Center for Community Empowerment (CCE)
    • Laboratorium Psikologi Terapan (LPT)
  • Menu Menu

Ketika Rasa Percaya Diri Menurun: Memahami Self-Esteem Rendah dalam Perspektif Islam

October 25, 2025/in Berita/by Wildan

Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang pasti pernah meragukan dirinya sendiri. Namun bagi sebagian orang, keraguan tersebut tidak hanya sesaat. Mereka terus-menerus memiliki pandangan negatif terhadap diri sendiri. Kondisi ini dikenal sebagai self-esteem yang rendah, yaitu ketika seseorang menilai dirinya secara negatif, merasa tidak berharga, tidak cukup baik, atau tidak pantas mendapatkan hal-hal baik dalam hidup.

Self-esteem rendah dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan seseorang. Orang yang mengalami kondisi ini sering merasa tidak percaya diri, mudah membandingkan dirinya dengan orang lain, serta cenderung meragukan kemampuan yang sebenarnya mereka miliki. Bahkan ketika mereka berhasil melakukan sesuatu dengan baik, mereka tetap merasa bahwa keberhasilan tersebut hanyalah kebetulan.

Banyak faktor yang dapat memicu rendahnya self-esteem. Pengalaman masa kecil, kritik yang berlebihan dari lingkungan sekitar, kegagalan yang pernah dialami, hingga tekanan sosial dapat memengaruhi cara seseorang memandang dirinya sendiri. Di era media sosial, masalah ini juga semakin terasa. Ketika seseorang terus melihat pencapaian atau penampilan orang lain yang tampak sempurna, ia bisa merasa dirinya tertinggal atau tidak cukup baik.

Akibatnya, orang dengan self-esteem rendah sering kali enggan mencoba hal baru. Mereka takut gagal, takut ditolak, atau takut dianggap tidak mampu. Padahal, potensi yang dimiliki sebenarnya cukup besar. Sayangnya, penilaian negatif terhadap diri sendiri justru menjadi penghalang untuk berkembang.

Dalam perspektif Islam, memandang diri secara terlalu rendah bukanlah sikap yang dianjurkan. Islam mengajarkan bahwa setiap manusia diciptakan dengan kemuliaan dan potensi yang berharga. Allah SWT menciptakan manusia dengan bentuk dan kemampuan yang terbaik.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.”

(QS. At-Tin: 4)

Ayat ini menunjukkan bahwa manusia memiliki nilai dan kehormatan di hadapan Allah. Oleh karena itu, memandang diri sebagai sesuatu yang tidak berharga sebenarnya tidak sejalan dengan pemahaman bahwa manusia adalah ciptaan yang dimuliakan.

Selain itu, Islam juga menekankan bahwa setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tidak semua orang harus memiliki kemampuan yang sama. Perbedaan justru menjadi bagian dari kebijaksanaan Allah dalam menciptakan kehidupan.

Allah SWT berfirman:

“Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah.”

(QS. Az-Zumar: 53)

Ayat ini mengandung pesan penting agar manusia tidak kehilangan harapan, termasuk terhadap dirinya sendiri. Ketika seseorang merasa tidak cukup baik, Islam mengajarkan untuk tetap berusaha, memperbaiki diri, dan percaya bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berkembang.

Dalam Islam, rasa percaya diri juga berkaitan dengan keyakinan bahwa Allah memberikan potensi kepada setiap manusia. Tugas manusia adalah berusaha mengembangkan potensi tersebut dengan usaha, kesabaran, dan doa.

Untuk membangun self-esteem yang lebih sehat, seseorang dapat mulai dengan menghargai dirinya sendiri, mengenali kelebihan yang dimiliki, serta tidak terlalu keras dalam menilai diri. Mengingat bahwa setiap orang sedang menjalani proses kehidupan yang berbeda juga dapat membantu mengurangi kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain.

Pada akhirnya, memiliki pandangan yang seimbang terhadap diri sendiri adalah hal yang penting. Islam tidak mengajarkan kesombongan, tetapi juga tidak mendorong seseorang untuk merendahkan dirinya secara berlebihan. Dengan memahami bahwa setiap manusia adalah ciptaan yang dimuliakan oleh Allah, seseorang dapat belajar menerima dirinya dengan lebih baik dan menjalani kehidupan dengan rasa percaya diri yang sehat.

 

 

-Dimas Yanuar Langgeng-

Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on Twitter
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://fpsikologi.uad.ac.id/wp-content/uploads/2024/08/logo-psikologi-uad.png 0 0 Wildan https://fpsikologi.uad.ac.id/wp-content/uploads/2024/08/logo-psikologi-uad.png Wildan2025-10-25 12:22:352026-03-11 12:23:37Ketika Rasa Percaya Diri Menurun: Memahami Self-Esteem Rendah dalam Perspektif Islam

Post Terbaru

  • GRAND FINAL DUTA PSIKOLOGI UAD 2025: AJANG APRESIASI INTELEKTUALITAS dan KARAKTER MAHASISWA PSIKOLOGIJanuary 5, 2026 - 2:58 pm
  • Media Sosial dan Psikologi Kita: Antara Perbandingan Sosial dan Nilai-Nilai IslamDecember 20, 2025 - 2:31 pm
  • MAHASISWA PSIKOLOGI UAD RAIH EMAS di NATIONAL WRITING COMPETITION 2025December 4, 2025 - 10:29 am

Instagram

Ikuti Kami!

Kampus 1

Universitas Ahmad Dahlan
Jl.Kapas 9, Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta 55166
Telepon : (0274) 563515, 511830, 379418, 371120 Ext. –
Layanan Akademik : WA (0882-3346-3544)
Faximille : 0274-564604
Email : info[at]psy.uad.ac.id

Informasi Tentang

Universitas Ahmad dahlan

Portal Akademik

Calon Mahasiswa

Jadwal Kuliah

Kuliah Online

Journal @UAD

Digital Library

Repository

Conference @UAD

Daftar di UAD dan kembangkan potensimu dengan banyak program yang bisa dipilih untuk calon mahasiswa

Informasi PMB
Universitas Ahmad Dahlan

Telp. (0274) 563515
Hotline PMB
S1 – 0853-8500-1960
S2 – 0878-3827-1960

TEMU WALI MAHASISWA BARU FAKULTAS PSIKOLOGI UAD TAHUN AKADEMIK 2025 BERLANGSUNG...PROGRAM MAGISTER PSIKOLOGI UAD MEMBUKA PENDAFTARAN SEMESTER GENAP 2025/2026...
Scroll to top