CHANGE MANAGEMENT: KULIAH PAKAR PIO

Fakultas psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali melaksanakan kuliah Pakar. Kali ini pada mata kuliah Psikologi Industri organisasi (PIO), (09/01/21). Via zoom, Live youtube fakultas psikologi dan menggunakan wooclap sebagai media interaksi. Mengundang Nur Effendi S,Psi. yang juga alumni lulusan 2008 fakultas psikologi (UAD). Dimoderatori oleh Muhammad Nur Syuhada, S,Psi., M.Psi., Psikolog. Biasa dipanggil bapak Hada yang juga dosen PIO.

Effendi bekerja sebagai Manager of Change Management & Corporate Culture PT Indonesia Power. Selain itu ia juga pernah menjabat sebagai Analyst of Change Management & Corporate Culture PT Indonesia Power, Senior Supervisor of Administration PT Indonesia dan Senior Supervisor of HR Development PT Indonesia Power. Hal tersebut menjadikan Effendi memiliki banyak pengalaman yang dapat dibagikan kepada mahasiswa.

Pada kegiatan kuliah pakar PIO mahasiswa diajak berdiskusi terkait perkembangan serta perubahan perusahaan-perusahaan besar. Menganalisis perjalanan dari perusahaan tersebut. Membandingkan antara traditional industri dan industri 4.0. Peserta diperkenalkan dengan perkembangan “ekonomi digital market dan digital competitiveness ranking”  dari setiap negara. Effendi menegaskan “perkiraan dari analisis bahwa 2030 milenial mendominasi populasi sebanyak 70%”. Dengan begitu akan banyak perubahan yang terjadi di organisasi. Proses perubahan organisasi dijelaskan dengan rinci. Penggunaan aplikasi wooclap memungkinkan peserta melakukan interaksi dengan memberikan pendapat mereka. Harapannya mahasiswa dapat mengetahui proses perubahan organisasi hingga menjadi lebih efektif.

 

Sosial Project:( Senyum Kita Senyum Mereka)

Tempat Pembuangan Akhir (TPS) Puyungan khususnya RT 3. Menjadi tempat pelaksanaan Sosial Projek pada (15/12/19). Acara yang diselenggarakan oleh Psychomont24 dan Krops AD. Mengundang dari setiap perwakilan kepala keluarga untuk mengikuti seminar parenting dan pembagian sembako. Anak-anak juga diberi kegiatan berupa gems dan pembagian hadiah bagi setiap anak yang mengikuti kegiatan.

sosialproject

sosial_project

Seminar parenting yang di isi oleh Ibu Dessy Pranungsari,S.Psi.,M.Psi. Bertujuan agar orang tua dizaman sekarang lebih mengerti bagaimana cara mendidik anak yang sudah lebih kritis dengan fasilitas teknologi yang tinggi. Sudah seharusnya orang tua juga lebih mengawasi anak dari kecangihan teknologi dengan pengawasan yang benar.

seminarparenting

IbuDessy_seminarParenting

Sesi tanya jawab, membantu masyarakat dalam memberi pendapat dan bertanya. “bagaimana cara membuat anak rajin?.” Pertanyaan dari salah satu warga. Ibu Dessy sebagai pemateri menjawabnya dan memberi solusi. “sudah seharusnya orang tua memberi apresiasi pada anak yang sudah melakukan kebaikan. Sering sekali kita menjumpai orang tua yang malah ananya sedang mendadak rajin tidak mendapat apresiasi jistru mendapat kata ( kok tumben) sehingga anak merasa cangung dan malas melakukan kebaikan lagi.”

sosialproject

bermain_mengambar

Ditempat  lain anak-anak sedang asyik bermain gems dan mewarnai bersama. anak diberikan kegiatan yang positif untuk melatih motorik halus yaitu mewarnai dan membuat topi.Anak-anak juga diberikan hadiah yang berisi alat-alat sekolah untuk meningatkan semangat mereka. Kegiatan di akhiri dengan pembagian sembako untuk warga yang hadir. Sebelumnya warga telah diberi kupon yang dibagikan beserta undangan oleh Bapak RT. Setiap kepala keluarga mendapat satu bungkus sembako. Warga mengantri dengan tertib. Total ada 50 kepala keluarga yang diberi sembako dan mengikuti kegitan.

sosialproject

pembagian_sembako

Panitia dari psychomont dan krops AD yang tergabung dalam satu kegiatan sukses menjalankan acara dengan sangat baik. “Trimakasih banyak adek-adek dan ibu dosen dari UAD untuk kunjungannya. Dan kami merasa sangat terbantu dengan seminar parenting, kegiatan anak yang dapat menghibur dan sembako yang diberikan. Semoga tidak kapok datang kesini dan sekali lagi kami mengucapkan trimakasih banyak.” Jelas Pak Mariyono  sebagai ketua RT 3. (ay)

 

Cerita Alim Juara 3 PILMAPRES

Assalamualaikum

Haloo perkenalkan nama saya Alim Panggih Raharjo saya mahasiswa Psikologi Universitas Ahmad Dahlan angkatan 2018. Saya sekarang sedang menempuh semester 5. Selama saya menjadi mahasiswa saya mengikuti 2 organisasi / LSO di kampus yaitu Psychological English Club dan Psychomate. Tentu saya pilih karena minat dan mengisi waktu luang, ketimbang gabut di kost hehehe. Selain di kampus, saya juga menjadi Fasilitator Forum Anak Kalimantan Timur dan aktif di beberapa kegiatan kerelawanan.

Tentu teman-teman sudah tau apa itu Mawapres. Nah, mawapres itu merupakan salah satu ajang bergengsi yang diadakan oleh kampus. Jadi ketika saya diamanahkan untuk mengikutinya saya senang sekaligus gugup banget hehehe. Waktu semester 3 saya pernah berkesempatan juga mengikuti ajang ini namun belum rejekinya hehehe. Nah, di semester 5 ini alhamdulilah saya bisa lolos di tingkat fakultas dan harus melanjutkan ke jenjang Universitas. Doakan saya ya kawan wkwkw.

 

Dalam membuat karya tulis ilmiah bukan hal pertama, waktu semester 3 saya iseng untuk mengikuti lomba dan alhamdulilah masuk kategori juara favorit yang dilaksanakan oleh BPPMP Psikomedia UGM tahun 2019. Kemudian saya termotivasi untuk terus mengikuti perlombaan KTI. Karena saya merasa kurang ilmu, maka waktu awal kuliah online lalu, UAD menyelenggarakan Pelatihan KTI Nasional. Kebetulan saya ikut dan hasilnya saya menjadi Best Speaker dalam presentasi KTI saya.

 

Buat teman-teman yang ingin mengikuti ajang mawapres perlu siapkan mental, fisik, materi, dan skill dalam berbahasa Inggris yaa. Jangan lupa untuk terus belajar, berdoa, beribadah, dan jangan lupa tersenyum

 

Oke itu sedikit cerita dari aku, semoga memotivasi teman-teman semua. See yaa ..

Cerita Anadia Juara 2 PILMAPRES

Assalamualaykum..

Hay, perkenalkan nama saya Anadia Az Zahra. Mahasiswa Psikologi angkatan 2019. Saya akan menceritakan perjalanan menjadi peserta mawapres 2020 di tingkat fakultas, sampai akhirnya mendaptkan juara 2. Kini akan berjuang maju di tinggat Universitas. Do’akan saya ya.

Awalnya saya di hubungi  oleh dosen pembimbing yang menawarkan from Pilmapres. Tidak menyangka, itu adalah perasaan pertama yang saya rasakan. Alasannya, karena saya sendiri belum pernah mengikuti lomba, dan saya merasa hanya mahasiswa biasa-biasa saja.

Ternyata beberapa temen kelas juga ditunjuk untuk mengikuti pilmapres. Entah kenapa, hal ini malah membuat hati tenang. Namun, rasa ragu kembali datang ketika diberikan tugas untuk membuat KTI. Saya mulai keteteran dan bingung, apalagi waktu itu sedang sibuk-sibuknya kuliah dan praktikum. Beberapa peserta mengundurkan diri. Tetapi, ini tidak membuat saya berkeinginan untuk ikut mundur juga,  tetep maju adalah pilihan.

Motivasi untuk tetap maju. Saya merasa ditunjukk dan saya layak, dengan motivasi itu saya mengerjakan  KTI H-7, dan ini merupakan pengalaman pertama. Tentu tidak lepas dari bimbingan dosen. KTI ini membahas tentang COVID-19. Setalah jadi, tahap selanjutnya adalah melakukan presentasi. Sebenarnya rasa tidak menyangka itu masih ada.  Apalagi  jujur saat presentasi keadaan belum begitu siap. Samapai akhirnya… Alhaamdulillah,  presentasi dapat dilalui dengan lancar.

Sampai sekarang,  Rasa tidak menyangka masuk juara 2 masih ada. Ternyata, saya bisa maju di universitas. Semangat ini ada, karena keinginan untuk membuktikan pada keluarga dan terutama orang tua. Lingkungan keluarga yang saya memang pintar-pintar, dan ini menambah semangat untuk menunjukkan bahwa saya juga bisa mengembangkan diri.

Cerita Nadia Juara 1 PILMAPRES

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabrakatuh

Halo, perkenalkan saya Nadia Afina Zulfa, biasanya dipanggil Nadia. Sekarang sedang berada di bangku perkuliahan semester 5. Alhamdulillah, pada ajang pilmapres di tingkat fakultas kemarin mendapatkan Peringkat pertama. Jadi, saya mau sharing tentang apa itu Mawapres dan sedikit banyak pengalaman mengikuti ajang ini

Nah, jadi MAWAPRES itu sebuah ajang untuk mencari mahasiswa yang berprestasi di bidang akademik, organisasi, dan juga perlombaan. Di tiga hal itu??? IYA!. Kalau mau jadi mawapres maka harus punya tekad yang tangguh, harus mau berjuang. Karena, harus mampu menyeimbangkan antara bidang akademik, organisasi, dan juga prestasi di perlombaan. Memang, apa saja keuntungan yang dapat diperoleh? Tentunya, kita mendapat relasi , baik mahasiswa maupun dosen. Selain itu, kita bisa dilibatkan dalam berbagai kegiatan ilmiah di kampus, bahkan juga bisa menjadi delegasi kampus untuk mengikuti berbagai kegiatan ilmiah diluar kampus.

Terus, apa saja persiapannya agar bisa menjadi mawapres? Pertama, harus bisa mempertahankan IPK diatas 3,50. Kedua, harus aktif organisasi nih, baik di ranah fakultas, universitas, maupun diluar kampus. Ketiga, capai prestasi selama kuliah dari berbagai perlombaan, baik di tingkat universitas, nasional, maupun internasional.

Saat ajang pilmapres (Pemilihan Mahasiswa Berprestasi) kita diharuskan membuat KTI (Karya Tulis Ilmiah) sesuai bidang yang kita kuasai. Seperti saya misalnya, karena berasal dari prodi Psikologi, saya mengambil judul terkait dengan pencegahan Self Harm pada Remaja. Nah, karena diharuskan membuat KTI, maka belajarlah untuk membuat KTI dan belajar public speaking serta kuasai bahasa inggris mulai dari sekarang. Karena nantinya KTI yang kita buat akan dipresentasikan dihadapan para juri, begitu juga dengan kemampuan berbahasa inggris kita.

Lalu, bagaimana awal mula bisa menjadi mawapres? Tahun lalu saya mendapat peringkat 3 pada ajang mawapres di tingkat universitas. Pada awalnya saya tidak ada niatan untuk mengikuti pilmapres. Namun, pada saat itu langsung diminta untuk mengumpulkan berkas-berkas oleh pihak fakultas, oleh dosen pembimbing saya. Kemudian dari pengumpulan berkas itu pun belanjut dengan mengikuti berbagai seleksi. Begitu juga dengan tahun ini, saya diminta oleh pihak fakultas untuk mengumpulkan berkas, dan kemudian mengikuti seleksi di tingkat fakultas.

Nah, prestasi apa yang sudah pernah diraih selama kuliah?

  1. 10 Besar Lomba Essay Economic Management Creative (EMC) UNNES 2019
  2. Juara 2 Lomba Esai Nasional Psychoweek Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang 2019
  3. Peserta Lomba PSYCHOBIG UNDIP 2019 Cabang lomba LCC
  4. 20 besar Lomba GEMASTIK 2020 Divisi Pengembangan Perangkat Lunak
  5. Peserta Lomba Esai Popsycle UPI 2020
  6. Peringkat 3 Mahasiswa Berprestasi Tingkat Universitas Ahmad Dahlan
  7. Peringkat 1 Mahasiswa Berprestasi Tingkat Fakultas
  8. Serta berbagai keikutsertaan dalam kegiatan ilmiah, baik lomba, seminar, maupun pelatihan lainnya

Lalu, organissasi apa saja yang pernah diikuti selama kuliah?

  1. IMM Psikologi UAD [2018] – [2019] dan [2019] – [2020]
  2. LSO Insight Community Psikologi UAD [2018] – [2019]
  3. LSO Community of Education Psychology (CEP) Psikologi UAD [2018] – [2019]
  4. DPM F Psikologi UAD [2019] – [2020]
  5. RELAWAN PLP CENDEKIA KOTA TEGAL [2020] – [2021]

 

Itulah, kurang lebih sharing terkait pilmapres dari saya. Kuncinya, seimbangkan 3 hal tadi, yaitu : akademik, organisasi, dan perlombaan. Serta, jangan lupa ibadahnya dikencengin, hehe… Baiklah, terimakasih. Semoga bermanfaat dan bisa menumbuhkan semangat berprestasi untuk teman-teman semuanya

 

Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh