P2K Fakultas Psikologi 2021: Adaptive Synergizes Healthily in Morals and Intellectuals Psychology

Adaptif bersinergi sehat dalam moral dan intelektual, merupakan tema Program pengenalan kampus (P2K) fakultas psikologi 2021. “Makna dari tema tersebut adalah kita mahasiswa psikologi bisa beradaptasi dengan keadaan baru, bersama-sama menjaga kesehatan dengan mencerminkan perilaku yang baik serta memiliki dasar pengetahuan” jelas Rijalul Fikri Febrian Algifari, ketua P2K fakultas psikologi 2021.

Kegiatan P2K 2021

P2K fakultas psikologi 2021 diikuti 326 peserta. Kegiatan dilaksanakan secara daring. Media yang digunakan adalah Instagram, Telegram, Zoom dan Youtube. pada 13-18 september 2021. Namun, sebelumnya khusus pada fakultas psikoligi menggadakan kegiatan pra-P2K berbentuk Technical meeting pada 12/09/21 secara daring. “Pra-p2k diadakan untuk memberikan muatan materi yang tidak bisa disampaikan ketika hari H” jelas ketua P2K.

Ngobrol Bareng. Panitia P2K fakultas psikologi 2021 mengadakan kegiatan tambahan berupa ngobrol bareng pada 16/09/21. Mey selaku panitia bagian acara menjelaskan  “ngobrol bareng bertujuan untuk menjaga semangat dan diharapkan bisa membantu peserta P2K 2021 lebih termotovasi walaupun berada dimasa pandemi. Kegiatan ini juga memuat informasi.” Kegiatan ini dilaksanakan menggunakan media live instagram.

Kegiatan p2k 2021

“Saya mendapatkan motivasi dan semangat baru untuk berkuliah. Panitia P2K psikologi juga sangat bersahabat”. Jelas Kahfi salah satu peserta P2K 2021.

Biro Kemahasiswaan menjelaskan informasi P2K UAD, bahwa program pengelan kampus (P2K) merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti oleh setiap mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Hal tersebut dikarenakan sertifikat P2K adalah syarat pengajuan beasiswa, kegiatan-kegiatan lain, serta sebagai salah satu syarat kelulusan dari UAD.

DIALOGUE CONSULTATIONS : The Urgency Of Upholding Human Rights In Its Settlement In A Democratic Country

Badan eksekutif mahasiswa fakultas psikologi (BEMF) mengadakan Dialogue Consultations dengan tema “Urgensi kesetaraan gender dalam suatu negara berkembang untuk menghindari diskriminasi akan dimulai”. Kegiatan menggunakan media zoom pada 18/09/21. Dihadiri kurang lebih 188 peserta. Narasumber dalam webinar adalah Hilda Rosa Ainiyah, M.Psi ., Psikolog dan Hollanda Yurist Tobing, S.H.

“Banyak hal yang belum kita pahami tentang kesetaraan gender, sehingga kami berharap kegiatan ini bisa menjadikan kita lebih teredukasi” tutur Anarchic Arus Bakti sebagai ketua pelaksana Dialogue Consultations.

Dialogue Consultations dihadiri wakil presiden mahasiswa Gama Indra Sakti. Dalam sambutannya ia mengungkapkan “ Bangga, Hormat kegiatan ini memiliki tema yang sangat menarik. Saya berharap kita bisa memproduksi keadilan dalam diri kita dengan belajar bersama pemateri yang ahli dalam kegiatan ini”.

Benefit dari kegiatan Dialogue Consultations adalah peserta akan mendapatkan E-sertifikat, Doorprize, Relasi dan Ilmu pengetahuan. Terdapat tiga kategori pemenang Doorprize dalam kegiatan ini yaitu, peserta teraktif dan dua pserta terkritis.

 

TAMAN BACA

CEP  bekerjasama dengan Lembaga semi ortonom (LSO) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas psikologi (BEMF) mengadakan kegiatan sosail edukasi Taman Baca. Kegiatan berangsung setiap sabtu di Mushola langgar kakung desa Rejowinangun. “Kami sudah dekat dengan warga dan juga anak-anak disana” jelas Bayu Aji sebagai ketua umum CEP.

Taman Baca CEP

Taman baca mulai berlangsung sejak 18/09/21. Peserta kegiatan tersebut adalah anak-anak dan remaja Mushola langgar kakung . Sementara mahasiswa fakultas psikologi yang tergabung dalam CEP, LSO atau BEMF diberikan kesempatan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Rencananya Taman baca akan terus diselenggarakan rutin setiap hari sabtu.  “kami memiliki harapan untuk menambah tempat. saat ini kami akan fokus satu tempat dulu” tambah Bayu Aji.

Bayu Aji atau akrap disapa Bayu merupakan ketua umum CEP. Ia menjelaskan bahwa dana kegiatan taman baca berasal dari pembukaan donasi  berupa buku dan uang melalui media sosial yang sebelumnya telah disebarkan dan akan terus dibuka sampai waktu yang belum ditentukan. Hasil donasi yang terkumpul digunakan untuk menunjang jalannya kegiatan. Kedepannya kegiatan Taman baca akan bekerjasama dengan pihak dosen.

Kajian Kampus Satu : “Maafkan Saudaramu, Maka Allah Hapus Dosa-Dosamu”

Kajian kampus satu yang ke-lima. Dilaksanakan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) fakultas psikologi. Pada 06/09/21 mengusung judul “Maafkan Saudaramu, Maka Allah Hapus Dosa-Dosamu”.  Kegiatan ini dibuka untuk umum melalui aplikasi Gmeet. Diikuti oleh kurang lebih 15 peserta.

M Ikhwan Ahada, M.A merupakan pemateri pada kajian kampus satu yang ke-lima. Bapak Ikhwan adalah sapaan akrabnya. Ia merupakan dosen AIK Universitas Ahmad Dahlan. “Judul kegiatan kali ini mengingatkan saya pada saat bulan ramdhan” tutur Ikhwan. Kegiatan ini dimoderatori oleh Dinda Yunita salah satu kader IMM psikologi 2020.

“Kajian Kampus satu merupakan kegiatan rutinan yang dilaksanakan satu bulan sekali oleh IMM psikologi” jelas Wulan salah satu kader IMM Psikologi. kegiatan di awali dengan bacaan kalam illahi oleh Moerli Anggia yang merupakan Kader IMM Psikologi. Kajian dilanjutkan dengan pengampaian materi dan sesi tanya jawab.

“ Apakah sabar ada batasnya?” salah satu pertanyaan menarik dari peserta kajian. Ikhwan menjelaskan “Memaafkan tidak bisa langsung cepat tapi butuh prosese. Sabar itu bukan laksana luatan yang ada dasaranya. Sabar seperti mata manusia yang memandang. Seperti ada batasnya padahal ia tidak memiliki batas.

Diseminasi Penelitian: Karena Tidak Hanya Perempuan yang Ingin Dimengerti

Diseminasi penelitian bersama dekan fakultas psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Dra. Elli Nur Hayati MPH.,Ph.D., Psikolog. membahas riset maskulinitas untuk membangun pengetahuan yang tidak bias gander. Kegiatan ini dilakukan dengan media Zoom pada 31/08/21. “kegiatan menjadi sangat menarik karena tema ini jarang dibahas” jelas Dessy Pranungsari S.Psi.,M.Psi.,Psikolog. sebagai moderator.

Kegiatan diseminasi penelitian ini bertujuan untuk menambah atsmofir pendidikan khususnya di fakultas psikologi, sekaligus mengamalkan tuntunan Al-Qur’an untuk senantiasa belajar. Jelas Fakhrud Diana, S.Psi.,M.Psi., Psikolog sebagai MC. Dihadiri kurang lebih 60 peserta dari berbagai profesi seperti : dosen, mahasiswa, alumni, peneliti dan pemerhati gander. Diseminasi berlangsung interaktif. Kegiatan ini dilengkapi dengan sesi pemaparan materi, tanya jawab dan diskusi.

Salah satu pertanyaan menarik dari Viva Darma Putri “apakah karena pria merasa kurang dari aspek ekonomi dan pendidikan sehingga ia melakukan kekerasan supaya dihormati?”. Elli menjelaskan “ada keyakinan pada masyarakat bahwa menjadi seorang laki-laki tidak boleh terkalahkan. Pada saat seorang laki-laki merasa kalah akan ada resiko ia akan menjadiakan kekerasan sebagai instrumen maintenance hubungan.”

Elli menambahkan “membahas masalah gander akan menjadi diskusi panjang”. Ungkapan tersebut disetujui oleh Dessy, “ mungkin ini bisa kita lanjutkan di sesi selanjutnya ya. melihat banyaknya peserta yang antusias dan juga request buat dibahas lagi”.  Kegiatan diseminasi penelitian dapat memberikan ide baru untuk menulis tesisi dan melakukan penelitian tutur MC dalam closing statemen.