Dua Mahasiswa Psikologi Ikuti Ajang Pertukaran Budaya di Thailand

SuranareeSUT University of Technology Thailand mengadakan sebuah event internasional yaitu The 3rd International Asean Culture Camp 5 dan The 2nd International Matrial Arts and Culture Camp 5. Sebuah kehormatan bahwa Universitas Ahmd dahlan mendapatkan undangan khusus untuk mengikuti acara tersebut dan menjadi salah satu perwakilan dari tiga universitas di Indonesia. Dalam acara tersebut Indonesia diwakili oleh tiga universitas yaitu UAD, UNY dan ITS Surabaya. Kali ini Universitas Ahmad Dahlan mengirimkan 10 delegasi mahasiswa. Fakultas Psikologi mendapatkan jatah untuk mengirimkan dua delegasinya mengikuti event tersebut. Muthiah Saidah (2013) mengikuti The 3rd International Asean Culture Camp dan Rahma Ardianti (2013) mengikuti The 2nd International Matrial Arts.

Acara yang di selenggarakan pada tanggal 19-25 Juni 2016 tersebut mempertemukan ratusan mahasiswa dari seluruh negara di Asean yang menjadi perwakilan delegasi masing-masing universitasnya untuk menampilkan budaya dari setiap negaranya. Serta mempelajari budaya negara lain ditengah culture diversity di Asean.

Acara ini digelar untuk memperkenalkan budaya setiap negara dan mempertemukan keanekaragaman tersebut dalam sebuah harmoni Asean Culture Camp 2016. Delegasi Universitas Ahmad Dahlan sebelum keberangkatan telah melakukan persiapan untuk penampilan yang bertajuk Pesona Katulistiwa, di Thailand delegasi universitas Ahmad Dahlan menampilkan Tapak Suci, tari tor-tor, tarian dari suku dayak dan irian jaya. Selain itu seluruh delegasi asean juga diajak untuk berkeliling Thailand dengan mengunjungi Phimai Nation, Phimai District, Banpra sat Village, Nona Song District.

“Bersyukur karena diberi kesempatan untuk belajar banyak budaya di Asean yang sebenarnya mirip dengan Indonesia, bisa dikatakan bahwa Indonesia yang luas adalah miniatur asean. Setelah mengikuti event seperti ini menjadikan saya lebih opend mid terhadap perbedaan di dunia internasional setingkat asean.” Tutur Muthi.

Tak hanya kegiatan akademik, kegiatan non akademik seperti ini sangat bermanfaat untuk mengajak mahasiswa berpikir global tentang dunia internasional yang penuh dengan perbedaan, apalagi moment saat ini bertepatan dengan Ramadhan. Ada beberapa tantangan yang dirasakan peserta salah satunya adalah bagaimana menjelaskan mengenai Ramadhan, puasa, dan Islam supaya mudah di mengerti oleh peserta delegasi dari negara lain yang mayoritas non muslim. Spesialnya lagi mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini fully funded by Ahmad Dahlan University.