Psychoaward 2016: Persembahan Terindah adalah Kerja Keras Terbaik

catsMenghargai sebuah kerja keras yang telah dilakukan adalah hal terpenting, daripada menghargai hasil yang telah dicapai. Memulai untuk bergerak memang bukanlah hal mudah,ibarat mendorong sebuah mobil yang mogok yang susah diawal, namun setelah mobil tersebut berhasil berjalan maka akan lebih mudah. Pada tanggal 04 Juni 2016 untuk yang kedua kalinya BEMF Psikologi berhasil menggelar perhelatan tahunan yang bernama Psychoaward. Psychoaward digelar untuk menginspirasi dan menghargai setiap kerja keras dalam berproses yang dilakukan oleh para mahasiswa psikologi. Berikut ini adalah nama-nama pemenang yang terpilih melalui voting di setiap nominasinya.

  1. Mahasiswa Terinspiratif : Naasiril Haq
  2. Mahasiswa Teraktif : Safara Putri
  3. Mahasiswa Berprestasi : Alfareza Arman
  4. Mahasiswa Teragamis : Lady Farhana
  5. Mahasiswa Teramah : Repa Sepnita
  6. Mahasiswa Terfavorit : Banan Syaiful

Pemberian penghargaan tidak hanya diberikan pada nominasi individual mahasiswa, namun juga diberikan kepada Lembaga semi otonom dan komunitas yang berdiri di bawah naungan BEMF Psikologi Universitas Ahmad Dahlan. Berikut ini adalah pemenang darisetiap nominasinya.

LSO dengan anggota terbanyak diraih oleh KORPS AD (Komunitas Relawan Psikososial Ahmad Dahlan) yang memang memiliki jumlah anggota sangat banyak untuk diterjunkan dalam kegitan-kegiatan sosial. LSO teraktif diraih oleh Psychosoccer, psychosoccer adalah LSO yang mewadahi hobi olahraga khususnya footsal yang aktif melakukan latihan setiap minggunya dan aktif mengikuti beberapa kompetisi tingkat regional.

Komunitas terfavorit diraih oleh Psychodance, Psychodance adalah komunitas baru di dalam psikologi yang bergerak pada bidang seni tari yang mewadahi bakat-bakat emas tari yang dimiliki mahasiswa psikologi. Komunitas paling berprestasi diraih oleh Psychomate (Psychology smart and debate) yang mewadahi mahasiswa dalam kegiatan akademik khususnya dalam kompetisi cerdas cermat dan debat psikologi. Komunitas ini di usianya yang belum genap setahun, sudah membawa pulang lima piala nasional dalam ajang kompetisi debat, cerdas cermat, dan lomba karya tulis ilmiah.

Apresiasi, saling menghargai, dan dihargai adalah kebutuhan setiap manusia. Namun apabila kerja keras tak dihargai, belum tentu ia tak berharga, mungkin justru ia tak ternilai harganya. Persembahan terindah adalah kerja keras terbaik, sebuah penghargaan adalah bonusnya. (Lia)