Pos

Kelas Tutor Ujian Tengah Semester

Wadah belajar bersama dan berdiskusi dalam rangka persiapan Ujian tengah semester. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas psikologi ( BEMF ) melaksanakan kegiatan Tutor UTS. Pendaftaran dibuka melalui media sosial IG BEMF psikologi, whatsapp strory dan Whatsapp group. Kegaiatan ini dilaksanakan dari tanggal 23/04/21 hingga 25/04/21 dengan media Gmeet dan Whatsapgroup.

kelas tutor uts

Kegiatan Tutor UTS ini di koordinatori oleh Annis Lutfiya. Wanita yang akrap disapa Annis. Ia adalah mahasiswa semster akhir. Memiliki hobi belajar membuat Anis menikmati kegiatan ini.  “Tutor UTS adalah ruang belajar sekaligus berbagi ilmu bagi mahasiswa sebelum ujian tengah semster.” Jelas Annis.

Mahasiswa semester akhir ini mengungkapkan bahwa respon teman-teman mahasiswa sangat tidak terduga, antusias mereka untuk mendaftar sangat tinggi. beberapa kelas tutor langsung dibanjiri pendaftar. “saya pribadi tidak menyangka dalam sehari setidaknya 90 mahasiswa sudah mendaftarkan diri mereka untuk mengikuti kelas tutor ini.” jelasnya.

Kegiatan ini dinilai sangat membantu mahasiswa. Ade Rista mahasiswa angkatan 2018 sebagai salah satu peserta  Tutor UTS. Mengungkapkan,  “saya jadi lebih memahami materi yang  sudah diajarkan sebelumnya. Karena belajar online saat ini membuat kita tidak bisa hanya mengandalkan powerpoint dan penjelasan dosen saja.”

 

Pelantikan BEM dan DPM Masa Jabatan 2019-2020

Satu periode lamanya Febri dan rekan-rekan menjabat, kini tiba saatnya mereka harus pamit undur diri sebagai pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan. Terhitung mulai dengan dilantiknya gubernur BEM baru di ruang 102, pada saat kongres lanjutan KBMF Psikologi UAD. Gubernur baru atas nama Firman Afrianto (2016) dan Alya Khusnah (2016) sebagai wakilnya.

 Pada tanggal 12 April 2019 setelah gubernur terlantik, sekarang tinggal anggota dari BEM maupun anggota dari DPM yang menyusul untuk dilantik. Bertempat di Audithorium Kampus 1 UAD, pelantikan dihadiri oleh perwakilan dari setiap ormawa, baik LSO, BEM maupun Ikatan Mahasiswa Daerah. Periode kali ini BEMF Psikologi sendiri memiliki 50 anggota yang terlantik. Selain itu diwaktu bersamaan diadakanya juga pelantikan Dewan Perwakilan Mahasiswa dengan jumlah anggota 19 orang.

Pelantikan dimulai dengan sambutan-sambutan dilanjutan dengan pembacaan sumpah pelantikan. Selain itu juga ada sambutan oleh gubernur terpilih untuk menyampaikan statement terkait kepengurusan kedepanya dan acara ini ditutup dengan foto bersama. Pelantikan sendiri merupakan tanda bahwa kepengurusan baru sudah resmi menjabat dan bertanggung jawab atas kemajuan Fakultas Psikologi. Terhitung satu periode ke depan, roda pemerintahan Ormawa psikologi dipegang oleh BEM saat ini. Kontribusi dan kerja nyatanya sangat di nanti-nanti oleh KBMF Psikologi untuk kemajuan bersama.

Besar harapan kami diperiode ini BEM F Pikologi bisa menjadi organisasi yang lebih baik lagi, dan semoga teman-teman bisa mengambil hal positif tentang kejadian kemarin, tidak usah ada kisruh lagi diantara kita. Mari kita semua sambung- menyambung untuk membangun Fakultas Psikologi yang lebih baik lagi. Kami juga selaku Demisioner periode 2018 meminta maaf bila mana ketika kami menjabat banyak kesalahan yang kami lakukan. Muhammad Febrian Gubernur BEM F Psikologi 2017-2018

Psychomunity : Community for Mental Health

Dalam rangka memperingatai hari ulang tahun fakultas psikologi UAD yang ke 23, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi menyelenggarakan psychomunity(19-20/12/2018). Psychomunity sendiri merupakan lomba essay dan iklan tingkat nasional. Pada kesempatan kali ini, psychomunity menghadirkan 3 juri diantaranya yaitu : Dian Kinayung S.Psi, M.Psi, Desy Pranungsari S. Psi.,M. Psi dan Very Yulianto S.Psi M.Psi. Psychomunity tahun ini diikuti oleh 21 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Mengusung tema Community for Mental Health, Psychomunity sendiri pada tahun ini merupakan acara perdana yang diadakan oleh bidang keilmuan BEM Fakultas Psikologi. Rangkaian acara berlangsung mulai tanggal 19 Desember 2019 yang merupakan technical meeting dan dilanjutkan pada tanggal 20 Desember 2019 untuk presentasi peserta yang lolos. Untuk essay sendiri terdapat 10 tim yang lolos seleksi tahap pertama dan untuk video iklan ada 3 tim yang lolos untuk mempresentasikan videonya. Puncak dari psychomunity sendiri adalah penyerahan hadiah sekaligus penutupan acara psychomonth yang sudah terlaksana selama satu bulan.

Untuk video iklan juara 1 diraih Universitas Ahmad Dahlan, juara 2 Universitas Muhammadiyah Bandung, serta juara 3 Universitas Islam Bandung. Sedangkan untuk pemenang essay juara satu diraih Universitas Indonesia dengan judul (sehat Mental sebagai Langkah nyata sebuah komunitas dalam upaya mengubah stigma kesehatan dilingkungan kampus, Juara 2 Universitas Sumatera Utara dengan judul (IDAMAN INSANI, Sang pencerah kesehatan mental), dan Juara tiga diraih Universitas Sebelas Maret dengan judul (ZOO: penerapan behaviouristik therapy dalam upaya pencegahan screen dependency disorder pada generasi millenial melalui aplikasi smartphone).

Fakultas Psikologi UAD ikuti Rakornas ILMPI 2018

Lima Mahasiswa Fakultas Psikologi UAD, yang tergabung dalam ILMPI (Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi Indonesia) mengikuti rapat koordinasi nasional ILMPI di Jakarta. Acara ini berlangasung mulai tanggal 28 September sampai dengan 2 Oktober 2018 di Universitas Pancasila Jakarta. Lima mahasiswa tersebut antara lain: Nur Layla Ramadani (2015), Anisa Nur Laela (2016), Maisi Yantina (2016), Yasin Syarif (2016), Bagaskara (2016).

Peserta selama lima hari mengikuti rapat sidang yang bertempat di LPMP DKI Jakarta, serta mengikuti Seminar Nasional bertajuk “revolusi mental “yang bertempat di Universitas Pancasila. Rakornas sendiri merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh ILMPI guna menyelaraskan dan membangun sinergitas antar anggota ILMPI. Rakornas kali ini merupakan rakornas yang ke 8 yang sebelumnya dilaksanakan di Sumbawa.

UAD sendiri masuk dalam anggota ILMPI wilayah 4 yaitu meliputi Daerah Istimewa Yogyakarta bersama UII, UNISA, UTY, UGM, UNY, UP 45, UMBY, UIN Sunan Kalijaga, UST, Sanata Dharma. Selain sebagai anggota ILMPI, Fakultas Psikologi UAD juga menjadi badan pengawas organisasi wilayah 4 yang ditetapkan di Mukeras Jambi 2017.

ILMPI merupakan satu-satunya organisasi mahasiswa psikologi tingkat nasional, yang mewadahi seluruh Lembaga Eksekutif Mahasiswa (LEM) Psikologi Indonesia. ILMPI sendiri berdiri sejak  tahun 2011, seiring dengan berkembangnya zaman ILMPI terus berbenah. Sampai sekarang, jumlah anggota yang tergabung dalam ILMPI sebanyak 98 Universitas, yang terbagi dalam 7 wilayah sesuai dengan letak geografis Universitas anggota.

“Belajar tidak boleh disempitkan semata hanya duduk dibangku kelas mendengarkan dosen menyampaikan materi. Belajar bisa dimana saja termasuk dengan mengikuti organisasi. Mahasiswa dengan IPK tinggi saja tidak cukup, mahasiswa butuh soft skill yang nantinya akan berguna di masa yang akan datang. Semua itu bisa kita dapatkan dengan berorganisasi.” Ungkap Anisa Nurlaela.

Kedai Kopi part 1 : LGBT Antara Gangguan Psikologi dan Hak Asasi

 

Biro keilmuan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi menggelar Kelompok Diskusi Interaktif Komunitas Psikologi  KEDAI KOPI sabtu (2/6/2018). Bertempat di Auditorium Kampus 1 UAD, diskusi ini merupakan acara rutin yang diselenggarakan oleh BEM F Psikologi guna meningkatkan pengetahuan mahasiswa psikologi.  Kedai Kopi part satu kali ini berkesempatan menghadirkan pembicara yaitu  Kusuma Wijaya Paputungan yang merupakan  wakil ketua Yayasan Peduli Sahabat. Pembicara yang juga merupakan alumni Fakultas Psikologi UAD angkatan 2007, merupakan seorang aktivis gender sampai saat ini. Acara ini diikuti sekitar 50 peserta yang merupakan mahasiswa dari berbagai universitas di sekitar Jogjakarta.

Mengusung tema LGBT : Antara Gangguan Psikologi dan Hak Asasi, pembicara membahas tentang bagaimana LGBT dalam perspektif islam. Selain itu pembicara juga membahas bagaimana psikologi harus berperan dalam LGBT ini. Acara ditutup dengan buka bersama bersama peserta dan panitia.

Maraknya kasus LGBT di Indonesia menjadi penting untuk diketahui, pro dan kontra akan undang-undang pelegalan LGBT diindonesia masih menjadi polemik. Sudah sepantasnya warga Indonesia bisa memposisikan diri antara kebudayaan yang ada dan keyakinan yang dianut.

K ami mengajak mahasiswa untuk lebih kritis dalam memandang masalah dari berbagai perspektif, paham tentang apa yang dialamai LGBT dan mampu menempatkan LGBT di tempat yang tepat”. Andrianto ketua pelaksana saat memberikan sambutanya.