Mengabdi untuk Negeri, Bang Andy Inisiasi Ekspedisi Pendidikan

Berawal dari sebuah keprihatinan melihat buruknya pendidikan di Indonesia khususnya daerah perbatasan negeri di Papua Barat dan Kapuas Hulu Amirudin mahasiswa Magister Sains Psikologi atau yang biasa disebut Bang Andy menginisiasi terciptanya program Ekspedisi Pendidikan. Ekspedisi pendidikan adalah sebuah bentuk pengabdian masyarakat khususnya untuk anak-anak di daerah perbatasan dan 3T. Ekspedisi Pendidikan pada tahun 2016 ini mengambil tempat di Karimun Jawa.

Pengabdian masyarakat melalui Ekpedisi Pendidikan diikuti oleh 15 orang diataranya 10 mahasiswa S1 Psikologi, 1 mahasiswa magister sains sebagai inisiator, 1 mahasiswa UNTAN Pontianak, 2 dosen universitas Ahmad Dahlan yaitu Bpk. Hadi Suyono dan Bpk Gatot Sugiharto serta 1 dosen universitas Al-Azhar. Mahasiswa dan seluruh peserta Ekspedisi Pendidikan diajak mengabdi di Karimun Jawa selama kurang lebih 10 hari pada tanggal 12-21 Agustus 2016 di tiga SDN di Karimun Jawa. Sekolah yang menjadi tempat mengabdi diantaranya SDN 1 Karimun Jawa, SDN 4 Karimun Jawa, dan SDN 7 Karimun Jawa, sebanyak tiga hingga empat mahasiswa di bagi pada setiap sekolah. Moment kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus dijadikan sebuah kesempatan besar untuk mengajak mahasiswa mengeluarkan semangat layaknya para pahlawan memperjuangkan negeri melalui pendidikan sekarang ini.

Kegiatan yang dilakukan oleh tim Ekspedisi Pendidikan diantaranya memberikan pelatihan untuk siswa dan guru. Siswa diberikan traning motivasi dari para mahasiswa, serta menuliskan impian dan menggangtungkannya di pohon harapan yang dibuat. Selama ini anak-anak di Karimun Jawa memerlukan motivasi dengan melihat kakak-kakak mahasiswa yang telah sukses, supaya mereka juga mampu membangun mimpinya. Sedangkan untuk guru juga diberikan pelatihan dengan tema “Peningkatan Kapasitas Guru.”

Meskipun perjalanan jauh hingga beberapa kilometer karena minimnya akses transportasi menuju sekolah para mahasiswa tetap semangat mengajar, karena melihat semangat yang luar biasa juga dari anak-anak Karimun Jawa untuk bersekolah. Masyarakat setempat juga menyambut dengan antusias kedatangan mahasiswa untuk mengabdi dan mengajar di desa mereka.

“Kami berharap melalui ekspedisi pendidikan ini nantinya mampu melahirkan pemimpin-pemimpin Indonesia yang berasal dari kampung, selain itu kami juga mempunyai keinginan Ekspedisi Pendidikan ini bisa menjadi program rutin disetiap tahunnya  dan mampu menyentuh beberapa daerah di Indonesia lainnya.” Jelas Amir, sang inisiator Ekspedisi Pendidikan.

Kegiatan ekpedisi pendidikan dapat berjalan lancar atas kerjasama beberapa pihak yang  terlibat diantaranya alumni psikologi UAD, Ahmad Dahlan Mendidik, Community of Educational Psychology, Kepala UPT dinas pendidikan Karimun Jawa, forum PGRI, dan camat Karimun Jawa.